SURATA CINTA MERAH JAMBU
Pagi ini Helen bersia-siap berangkat menuju sekolah barunya. Karena hari ini merupakan hari pertama baginya menginjakkan kaki di sekolaj faforit itu. Semenjak kepindahannnya di
Kalo boleh sedikit cerita, sebenarnya Helen masih berdarah minang, pasalnya mama Helen asli Payakumbuh dan papanya asli Bukittingi. Sebelum Helen lahir papanya di pindah tugaskan ke
“Pagi…” sapa Helen lembut
“P…pa..pagi” balasnya
“Ruang kepala sekolah dimana ya?” katanya Helen mulai bertanya.
“Di sebelah
Helen meninggalkan siswa yang ditenuinya itu, sejurus kemudian ia pun sampai didepan ruang kepala sekolah. Tak berapa lama, Helen terlibast pembicaraan dengan kepala sekolah itu.
“Nggak usah pak, biar saya tunggu diluar saja” balas Helen sopan.
“Permisi pak” katanya lagi
Kepala sekolah itupun menganggukkan kepalanya
***
Bel tanda pelajaran dimulai berbunyi. Tiba-tiba Helen di hampiri oleh seorang guru yang tak lain adalah teman mamanya sewaktu sma duludan kebetulan telah berkenalan dengan dirinya saat pertama Helen pindah ke
“Pagi Helen, udah lama nunggunya? “ kata guru tersebut.
“Nggak kok buk, biasa aja”
“Gimana kerasan nggak tinggal di Payakumbuh?”
“Lumayan, mungkin karana Helen belum dapat teman kali buk,jadi masih sendiri aja dulu”
“Ntar lagi akan dapat teman baru kok” ujar guru tersebut.
“Ohya Helen kamu masuk kelas 2 ips 4, karena di sekolah yang sebelumnya Helen di jurusan ips. Nggak papakan?”
“Semua sama saja, nggak papa kok buk” ujarnya sambiltersenyum.
“ya, udah ibuk masuk dulu ya, sebentar lagi kamu akan diantar kepala sekolah ke kelas, ibuk masuk dulu ya”
Beberapa menit berlalu, Helen disubukkan dengan keseendiriannya, membayangkan wajah teman-teman baru yang akan menyambutnya.
“Ayo Helen bapak ke kelasnya” kata kepal;a sekolaj itu
“Eh…iya pak” katanya sekit kaget
Disepanjang koridor yang dilaluinya semua cowok-cowok yang melihat bersiul-siul kecil sebagai tanda sapaan, berharap gadi cantik inin akan menoleh padanya. Terkeculai para gadis, semua kagum dengan kesempurnaan fisik yang dimiliki Helen. Rambut sebahu yang hitam, body yang oke, dengan kulit putih mulus, membuat semua siswa berlomba untuk berkenlan dengannya.
***
Di kelas, setelah Helen sdiantar kepala sekolah, maka iapun di daulat untuk memperkenal
“Helen, sekarang silahkan perkenalkan diri” kata buk Nurlela yang kebetulan sedang unjuk kebolehan di depan dengan spesialis bahasa
Helen mengedarkan pandangan sebelum menyebuitkan namanya. Memperhatikan wajah teman-temannya yang dengan sabar menunggu perkenalan itu.
“Selamat pagi teman-teman, perkenalkan nama saya Helen mirza, saya berharap teman-teman bias membantu saya di sekolah ini, karena ketidaktahuan saya, dan saya mengucapkan terima kasih karma teman-teman menerima saya dengan baik disekolah ini.
“Helen …” panggil seorang siswa yang bernama
“Kok mau sih panda ke
“Hmmm….saya pindah kesini karma papa dipindah tugaskan kesini, dan alhamdulillah saya ngerasa nyaman tinggal disini” katanya menambahkan.
“Udah pacar belum?” kata heru.
Dan Helen pun menjawab dengan sedikit malu-malu,”belum”
Semua cowok di kelas itu bersorak, meluapkan kegembiraannya sebagai tanda masih adanya kesempatan untuk mendapatkan cintanya. Takwa berapa lama keributan di kelas 2 ips 4 itu kembali reda. Setelah buk Nurlela memberi temapt duduik disamping Maya pada Helen.
***
Tak terasa hari demi haripun berlalu, helen pun telah berlalu berbaur dengan siswa-siswa lalinnya.Apalagi dengan Maya teman sebangkunya,yang telah menjadi sahabatnya.suka dan duka mereka lalui bersamalayaknya sua orang sahabta yang telah lama kenal.
Sperti biasa, setiap istirahat helen dan Maya bergabung dengan siswa-siswi yang biasa makan plus ngegosip di kantin uni Af. Tiba-tiba Dayat menghampiri mereka dengan senyuman yang dibuat semanis mungkin. Semanis jus jeruk yang di seruput helen.
“ Hai …dara manisku” sapa dayat.
“Baik gantengku” jawab mereka serempak seakan tak mau kalah dengan sapaan dayat.
“Ah hiperbola banget dech, ledek Dayat sambil mencomot tahu goreng yang sedari bersabar untuk dimakan siswa-siswi yang sedari nongkrong di kantin.
“Gini, aku Cuma mo nanya, boleh nggak aku minjam catatan ekonomi kamu?” Dayat Nampak sedikit ragu saat mengutarakan niatnya.
“sekalian aja ma Maya, rencananya sore ini maya mau main ke rumah aku.
“Oke, giman kalo bawa Viki boleh nggak?”
Sesata helen terdiam, jantungnyaseakan berhenti berdetak saat Dayat menyebut nama cowok itu.
“Helen “ panggil Dayat.
Kemudian dayat menggerak-gerakan tangan nya di depan wajah helen.
“oi…non kok bengong, ntar kesambat lo, maya mengagetkan.
“eh iaya boleh kok” jawab helen cepat.,
“ya udah, sampai jumpa nanti sore ya, kata daya pada helen dan maya.
***
Haripun beranjak sore, bangun tidur helen pun terus mandi dan tak lupa menyemprot
“itu pasri mereka”katanya dalam hati.
Benar saja, dayat telah berdiri didepannya, setelah dipersilahkan duduk,helen permisi kebelakang untuk mgambil minuman dan snak kecil, untuk menemani sore hari mereka.sebelum pulang dayatb sempat memastikan gadiss asal
surat cinta merah jambu
by.... novia putri ningsih
ni sebuah cerpen punya adek gw yang numpang di publikasiin. selamat membaca.ntar klo cerpen gw siap ini ya, bersambung....da....ada.adadaa........
.jpg)
